Afwannst’s Weblog

SD Haramonting Butuh Perhatian Pemkab Tapteng

13 Juli 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

SD Haramonting Butuh Perhatian Pemkab Tapteng

58 Tahun Berdiri Minim Pasilitas Dan Tenaga Guru

TAPTENG-METRO

            Satu unit Sekolah Dasar Negeri nomor 152985 Haramonting di Desa Sait Nihuta Kalangan II kecamatan Tukka kabupaten Tapteng yang berdiri sejak 28 tahun silam yakni pada tahun 1950, sangat membutuhkan perhatian dari Pemkab Tapteng. Ironisnya, meskipun umur sekolah tersebut sudah cukup tua namun sangat minim paslitas, seperti mesin tik sebagai alat administrasi belum ada, bahkan ruangan kantor kepala sekolah juga tidak ada.

            “Padahal, sejak berdirinya sekolah ini sejak 58 tahun silam, hingga saat ini sudah banyak menamatkan siswa yang tergolong sukses, seperti Brigjend DR Raden Muchtar SH, lulusan tahun 1970. Namun perhatian Pemkab Tapteng, dalam hal ini Dinas terkait masih kurang terhadap sekolah ini,” ujar Dohapper Gultom selaku kepala Sekolah Dasar Negeri nomor 152985 Haramonting kepada METRO Kamis (10/7) kemarin di Tukka.

            Dikatakannya, Ia merasa kewalahan mengajar 70 siswa yang ada saat ini, dikarenakan minimnya atau kurang lengkapnya pasilitas sekolah yang ia pimpin. “Untuk mengetik surat saja, saya harus ke kantor Cabang Dinas Pendidikan yang ada di Pandan dengan menempuh jarak sekitar 20 Km dari sekolah ini,” katanya.

            Selain minimnya pasilitas sekolah, tenaga guru di sekolah tersebut, juga sangat minim yang hanya berjumlah 3 guru termasuk kepala sekolah untuk mengajar 70 siswa yang belajar di 6 ruangan kelas. “Meskipun demikian, saya akan terus berperan aktif mengajar di ruang kelas, dan berharap Pemkab Tapteng dapat memberikan perhatian kepada sekolah ini,” harapnya.

            Dijelaskannya, Walaupun beberap waktu lalu, pihak sekolah dengan komite sekolah telah mengupayakan tenaga guru sukarela sebanyak 6 orang untuk membantu proses belajar mengajar di sekolah itu. Akan tetapi belum juga maksimal seperti yang diharapkan.

            Slamet Sitompul selaku komite Sekolah kepada METRO mengatakan, telah berupaya dan meminta perhatian Pemkab Tapteng, agar pasilitas dan tenaga kerja di solah tersebut dapat di tambah oleh Pemkab Tapteng dalam hal ini Dinas Pendidikan Tapteng.

            “Selain masalah minimnya pasilitas sekolah dan kurangnya tenaga guru, siswa-siswi yang merupakan warga Sait Nihuta Kalangan II juga sangat mengharapkan masuknya listrik ke Desa mereka, sehingga pada malam hari merka dalam belajar dengan diterangi litrik,” tandasnya.

            Pihak sekolah dan komite sekolah sangat mengharapkan Pemkab Tapteng agar dapat memberikan perhatiannya dengan menambah pasilitas dan tenaga guru yang selama ini sangat minim di sekolah tersebut, khususnya tenaga guru agama Islam yang sampai saat ini sangat dibutuhkan. (mag-2)

Kategori: Berita Tapteng

0 responses so far ↓

  • There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.

Tinggalkan sebuah Komentar