Afwannst’s Weblog

Seputar Taggul Jebol Evakuasi Dihentikan

19 Desember 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Kaki korban tanggul jebol yang dapat dievakuasi dari reruntuhan

Kaki korban tanggul jebol yang dapat dievakuasi dari reruntuhan

Proses Evakuasi Dihentikan

Jenazah Korban Dimakamkan Dilokasi Reruntuhan Tanggul

AFWAN-TAPTENG

    Memasuki hari keempat, upaya evakuasi jenazah korban dari reruntuhan tembok tanggul irigasi Aek Anggoli di lorong I Desa Anggoli Kecamatan Sibabangun Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) yang menghimpit korban Jumat (12/12) lalu, belum membuah hasil.

    Dimana jenazah Kirman Nasution (52) yang sudah ditemukan tewas masih berada dibawah reruntuhan tersebut, belum dapat di keluarkan untuk dapat dikebumikan, namun kaki korban berhasil di evakuasi. Setelah dilakukan musyawarah dan hasil rembuk dengan keluarga korban, akhirnya korban dimakamkan dilokasi kejadian.        

    Penghentian upaya evakuasi dihentikan sebagai jalan terakhir dilakukan, setelah tim gabungan TNI/Polri dan Pemkab Tapteng yang sudah bekerja maksimal selama empat hari belum dapat mengevakuasi jenazah korban. Karena, batas waktu sudah habis ditambah pengangkatan jenazah korban dari bawah reruntuhan sudah tidak memungkinkan lagi karena beban bangunan yang menimpa korban terlalu berat. 

    Menurut amatan METRO di lokasi tempat terhimpitnya korban, Senin (15/12), tim evakuasi terus berupaya dan mencoba untuk mengangkat jenazah korban dari bawah reruntuhan. Dan tim evakuasi hanya berhasil mengangkat sepotong kaki kanan korban yang selama ini diikat tali sebagai tanda bahwa korban berada di lokasi tersebut.  

    Penghentian upaya evakuasi dilakukan tim gabungan yang terdiri dari Bupati Tapteng Tuani Lumbantobing, Dandim 0211/TT Letkol (Kav) Albiner Sitompul bersama unsur  Muspida lainnya, setelah berembuk dengan pihak keluarga korban yang diwakili adik korban Muhyasser Nasution, anak sulung korban Sofyan Nasution dan tokoh masyarakat/adapt di Desa Anggoli kecamatan Sibabangun kabupaten Tapteng.

    Pada dikesempatan itu, pihak keluarga korban meminta kepada pemerintah agar dapat memindahkan saluran air Aek Anggoli, sehingga air tidak lagi mengalir melalui tempat dimakamkannya korban.

    Menyahuti permintaan pihak keluarga korban tersebut, Bupati Tapteng Drs Tuani Lumbantobing MSi mengatakan, akan mengupayakan pemindahan seperti yang diinginkan tersebut, jika tanggul diperbaiki nantinya.

    Setelah mendapat persetujuan, kaki kanan korban yang terputus kemudian dikafankan. Setelah itu, disholatkan dan selanjutnya dikebumikan satu lokasi dengan tubuh korban yang tidak dapat dievakuasi, karena terhimpit reruntuhan tanggul Aek Anggoli yan jebol.

    Pantuan METRO di lokasi upaya evakuasi jenazah korban, sholat pemakaman jenazah korban Kirman Nasution, sendiri langsung dilaksanakan dilokasi kejadian dipimpin oleh Dandim 0211/TT Letkol (Kav) Albiner Sitompul.

    Dimana, sebenarnya tim gabungan telah menyempitkan dan mengeringkan beberapa titik di lokasi terkuburnya jenazah korban Kirman Nasution. Tetapi, karena beban bangunan yang menimpa jenazah korban sangat berat, sehingga korban tidak berhasil dievakuasi.

    Sekedar mengingatkan, tanggul irigasi Aek Anggoli, di lorong I Desa Anggoli, Kecamatan Sukabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), roboh, Jumat (12/12) lalu sekira pukul 10.30 WIB. Dalam peristiwa itu, seorang warga yang sedang menjala ikan,  Kirman Nasution (52) tewas di timpa reruntuhan tembok tanggul.

    Informasi yang dihimpun METRO di lokasi kejadian, Sabtu (13/12) mengatakan, saat itu korban bersama kedua rekannya berada di lokasi tanggul mencari ikan. Korban yang berada di bawah tembok tanggul tidak menyadari, kalau tanggul yang dibangun tahun 2002 oleh satuan kerja pengairan dan irigasi Sumatera Utara (Satker PISU) Dinas Pengairan dan Irigasi Sumut itu, sudah tidak kokoh. Tembok bangunan sepertinya, tidak menyatu dengan bangunan utama tanggul (pintu irigasi), demikian dengan lantai dasar bangunan.

Kategori: berita Nasional

0 responses so far ↓

  • There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.

Tinggalkan sebuah Komentar