TAPTENG-Sejak dibukanya pendaftaran CPNS formasi tahun 2010 di Pemkab Tapteng, Sabtu (20/11) kemarin, tercatat 103 orang yang sudah memasukan lamarannya ke kantor Pos Cabang Pandan. Dan dari jumlah 103 tersebut, formasi tenaga teknis umum masih lebih diminati para pelamar disusul di posisi kedua tenaga kesehatan dan terakhir tenaga pendidikan.
“Dari hari pertama sampai hari kedua ini pendaftaran CPNS khusus untuk Pemkab Tapteng di kantor Pos Cabang Pandan ini jumlah lamaran yang telah direkap sebanyak 103 berkas lamaran,” kata Kepala kantor Pos Cabang Pandan, Musi Harahap kepada METRO di Pandan, Senin (20/11).
Dikatakannya, perincian dari 103 berkas lamaran para pendaftar CPNS khusus untuk Pemkab Tapteng yang sudah masuk ke kantor Pos Cabang Pandan terdiri 21 berkas lamaran masuk pada hari pertama dan di hari kedua sebanyak 82 lamaran.
“Untuk 21 berkas lamaran pendaftar CPNS yang sudah masuk pada hari pertama pembukaan pendaftaran, telah kami layangkan ke kantor BKD Pemkab Tapteng. Sedangkan 82 berkas lamaran yang masuk pada hari kedua terdiri dari 30 lamaran untuk tenaga teknis umum, 28 lamaran untuk tenaga kesehatan dan 24 lamaran untuk tenaga pendidikan,” jelasnya.
Menurut Musi Harahap, berkas lamaran yang masuk ke kantor Pos Cabang Pandan langsung mereka antarkan ke kantor BKD Tapteng pada sore harinya setelah berkas lamaran direkap.
“Untuk berkas lamaran yang sudah masuk ke kantor Pos cabang Pandan kita akan langsung merekap berkas lamaran sesuai formasi yang ditujukan. Setelah itu, pada sore harinya kita langsung mengantarkan berkas lamaran ke kantor BKD,” ujarnya.
Sementara itu, pantauan METRO di kantor Pos Cabang Pandan dalam berkas lamaran para pelamar diharuskan menyediakan satu amlop yang diisi dengan alamat lengkap pendaftar yang akan ditempeli prangko.
Musi Harahap mengatakan, bahwa amplop yang disediakan dalam berkas lamaran para pelamar CPNS bertujuan sebagai amplop balasan pengiriman berkas dan sebagai tempat nomor ujian peserta CPNS saat mengambil nomor ujian di kantor BKD Tapteng.
“Dalam pendaftaran CPNS ini kan peserta dikenakan biaya Rp15 ribu, jadi Rp5 ribu itu untuk prangko yang akan ditempel pada amplop sebagai tempat nomor ujian peserta. Dan untuk Rp10 ribu sebagai jasa pengiriman berkas lamaran yang dikenakan tarif khusus,” jawabnya.
Para pelamar berharap agar penerimaan daerah benar-benar melaksanakan rekrutmen CPNS tahun 2010 dengan baik, sehingga dapat berlangsung jujur dan bersih dari nepotisme.
“Kami berharap agar penerimaan kali ini benar-benar berlangsung dengan baik dan tidak da kompromi dengan permainan uang, karena hasil amatan kami sendiri memang sangat banyak dibutuhkan tenaga guru dan tenaga kesehatan. Jika hal ini dilaksanakan, maka Pemerintah akan memperoleh CPNS yang berkualitas, sehingga pelaksanaan CPNS setiap tahunnya tidak akan sia-sia,” tandas R br Gultom yang diaminkan pelamar lainnya. (afn)

kpn pengambilan nomor ujian?
scr lgsg atau diantar oleh pos kpd peserta?
terima kasih.